Satpol PP Kota Depok mengamankan 14 pelajar lantaran kedapatan main game online di sebuah warnet saat proses pembelajaran jarah jauh (PJJ) berlangsung. Komisi X DPR RI mendorong agar pemkot melakukan pengawasan rutin di warnet.

“Tindakan Satpol PP tersebut merupakan bentuk pengawasan dari pemerintah, dan sebaiknya juga diadakan rutin dari pemkot/pemkab terutama di warnet-warnet,” kata Wakil Ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian saat dihubungi, Rabu (2/12/2020). Bandar Slot Online

Hetifah juga meminta agar komunikasi guru dan orangtua peserta didik terjalin dengan baik. Seperti mengkomunikasikan jadwal belajar anak kepada orangtua.

“Komunikasi antara orangtua dan guru harus ditingkatkan. Guru sebaiknya mengkomunikasikan terkait jadwal, tugas, dan kegiatan belajar mengajar anak sehingga orangtua tahu, kapan memang ada kelas,” katanya.

Lebih lanjut, Hetifah juga mendorong agar warga setempat juga berperan aktif. Dia meminta agar melakukan pengawasan kepada siswa yang kedapatan melakukan kegiatan lain di luar jam sekolah.

‘Masyarakat juga berfungsi sebagai pengawas, jika ada anak-anak yang melakukan kegiatan yang tidak seharusnya di jam sekolah,” ungkapnya.

Satpol PP Kota Depok sebelumnya mengamankan 14 pelajar dari sebuah warnet game online. Para pelajar ini diketahui asyik main game online di tengah pembelajaran jarak jauh (PJJ). situs judi slot online deposit pulsa tanpa potongan

“Sebanyak 14 orang pelajar (diamankan), sedang bermain game online pada jam belajar,” ujar Sekretaris Satpol PP Kota Depok Ferry Birowo kepada detikcom, Rabu (2/12/2020).

Pelajar-pelajar itu ditemukan di sebuah warnet di Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, pada Senin (30/11). Para pelajar itu terdiri atas siswa SD hingga SMP.

 

Sumber : detik

Similar Posts